Skip to content
Volcanic eruptions

Gunung Ibu kembali meletus, semburkan abu 500 meter di atas puncak

Waktu baca 1 menit Updated 01:06 WITA
Foto erupsi Gunung Ibu, 8 November 2026 pukul 00.06 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ibu, 8 November 2026 pukul 00.06 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Minggu (8/11) dini hari pukul 00.06 WIT, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Ibu kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dan berintensitas sedang itu mengarah ke timur laut.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 47 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Muhammad Hafizh Naufal As-shiddiq.

Baca juga: Erupsi Gunung Ibu lontarkan kolom abu 400 meter

Data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com mencatat 63 kali erupsi Gunung Ibu dalam tujuh hari terakhir.

Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.

Pantau aktivitas gunung api
Author: Mitigasi.com Newsroom
Data source: PVMBG Badan Geologi

For media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].