Skip to content
Volcanic eruptions

Gunung Dukono kembali erupsi

Waktu baca 1 menit
Foto erupsi Gunung Dukono, 2 November 2026 pukul 09.53 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Dukono, 2 November 2026 pukul 09.53 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi pada Senin (2/11) pagi pukul 09.53 WIT, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Dukono yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Tinggi kolom abu tidak teramati.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi sekitar 44,8 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Bambang Sugiono.

Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi

Hingga erupsi ini, Gunung Dukono sudah dua kali erupsi pada 2 November 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat tujuh kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.

Gunung Dukono masih berada pada status Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, (1)Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km. (2)Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Author: Mitigasi.com Newsroom
Data source: PVMBG Badan Geologi

For media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].