Skip to content
Extreme weather

Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di 54 kecamatan Sulawesi Tenggara, BMKG keluarkan peringatan Waspada

Waktu baca 1 menit Updated 12:30 WITA
Peringatan dini cuaca BMKG tingkat Waspada di Sulawesi Tenggara. (Mitigasi.com/data BMKG)
Peringatan dini cuaca BMKG tingkat Waspada di Sulawesi Tenggara. (Mitigasi.com/data BMKG)

Kendari (Mitigasi.com) - Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Sulawesi Tenggara mulai Selasa (3/11) pagi pukul 10.30 WITA hingga pukul 12.30 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan peringatan dini cuaca tingkat Waspada untuk kondisi tersebut.

Peringatan tersebut mencakup 54 kecamatan, yaitu Amonggedo, Anggalomoare, Barangka, Batalaiwaru, Batukara, Besulutu, Bondoala, Bone, Bonegunu, Buke, Duruka, Gu, Kabangka, Kadia, Kambowa, Kapontori, Katobu, Kendari Barat, Kolono, Konda, Kontu Kowuna, Kontunaga, Kulisusu, Kulisusu Utara, Ladongi, Lakudo, Lasalepa, Lasalimu, Lasolo Kepulauan, Lawa, Lembo, Loea, Lohia, Maginti, Mandonga, Moramo, Motui, Pasi Kolaga, Pasir Putih, Pondidaha, Puuwatu, Ranomeeto Barat, Sabulakoa, Sampara, Sawerigadi, Tiworo Kepulauan, Tiworo Selatan, Tiworo Tengah, Tongkuno, Tongkuno Selatan, Wadaga, Wakorumba Selatan, Watopute, dan Wua-Wua.

Menurut BMKG, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.

Baca juga: Waspada hujan lebat disertai petir di Sulawesi Tenggara hingga pukul 10.30 WITA

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.

Selama peringatan berlaku, warga di daerah rawan perlu mewaspadai banjir dan longsor; saat petir menyambar, sebaiknya berlindung di dalam bangunan.

Details of this warning
Author: Mitigasi.com Newsroom
Data source: BMKG

For media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].