Skip to content
Volcanic eruptions

Gunung Semeru kembali erupsi

Waktu baca 2 menit Updated 14:42 WITA
Peta lokasi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur. (Mitigasi.com/data PVMBG)
Peta lokasi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur. (Mitigasi.com/data PVMBG)

Surabaya (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Malang, Jawa Timur, pada Senin (26/10) pagi pukul 07.30 WIB, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Semeru kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Tinggi kolom abu tidak teramati.

Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 117 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Liswanto, A.P..

Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Jawa Timur

Erupsi ini merupakan yang ke-3 pada 26 Oktober 2026, dengan total 27 kali erupsi dalam tujuh hari terakhir, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.

Gunung Semeru masih berada pada status Level III (Siaga).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.

Pantau aktivitas gunung api
Author: Mitigasi.com Newsroom
Data source: PVMBG Badan Geologi

For media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].