Gunung Ibu kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Minggu (25/10) siang pukul 14.51 WIT, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Ibu kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 41 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Darsono Haji Muhammad Nur.
Baca juga: Sehari 7 kali erupsi, Gunung Ibu semburkan abu 300 meter
Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah tiga kali erupsi pada 25 Oktober 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 46 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Gunung Ibu masih berada pada status Level II (Waspada).
Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.
For media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].