Gunung Ibu kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Sabtu (24/10) sore pukul 16.34 WIT, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Ibu kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi sekitar 53 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Richard Chaniago.
Baca juga: Sehari 7 kali erupsi, Gunung Ibu semburkan abu 300 meter
Erupsi ini merupakan yang ke-4 pada 24 Oktober 2026, dengan total 38 kali erupsi dalam tujuh hari terakhir, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Gunung Ibu masih berada pada status Level II (Waspada).
Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.
For media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].