Gunung Ibu kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Sabtu (24/10) sore pukul 16.17 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 88 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Richard Chaniago.
Baca juga: Sehari 7 kali erupsi, Gunung Ibu semburkan abu 300 meter
Erupsi ini merupakan yang ke-3 pada 24 Oktober 2026, dengan total 37 kali erupsi dalam tujuh hari terakhir, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).
Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.
For media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].