Skip to content
Volcanic eruptions

Gunung Ibu erupsi 6 kali dalam sehari, abu capai 400 meter

Waktu baca 1 menit
Foto erupsi Gunung Ibu, 31 Oktober 2026 pukul 17.04 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ibu, 31 Oktober 2026 pukul 17.04 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Sabtu (31/10) sore pukul 17.04 WIT, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Ibu kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kolom abu membubung sekitar 400 meter dari puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang, condong ke arah timur.

Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi sekitar 56 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Darsono Haji Muhammad Nur.

Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Maluku Utara

Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah enam kali erupsi pada 31 Oktober 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 60 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.

Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).

Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Author: Mitigasi.com Newsroom
Data source: PVMBG Badan Geologi

For media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].