Gunung Ibu erupsi 3 kali dalam sehari, abu capai 500 meter
Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Senin (26/10) pagi pukul 08.34 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah barat laut.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 52 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Richard Chaniago.
Baca juga: Erupsi Gunung Ibu lontarkan kolom abu 400 meter
Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah tiga kali erupsi pada 26 Oktober 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 31 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Gunung Ibu masih berada pada status Level II (Waspada).
Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.
For media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].