Getaran gempa magnitudo 4,8 terasa di Gorontalo
Gorontalo (Mitigasi.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,8 terjadi di wilayah Kota Gorontalo, Gorontalo, pada Selasa (3/11) malam pukul 23.37 WITA.
Epicentre at sea, sekitar 86 kilometer arah selatan Kota Gorontalo, pada koordinat 0,20 derajat Lintang Selatan dan 123,32 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 87 kilometer. Gempa ini termasuk gempa menengah. Menurut pemodelan BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Intensitas tertinggi, III MMI, tercatat di Kabupaten Gorontalo, sementara II-III MMI di Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo Utara, Kota Gorontalo, Kabupaten Banggai, dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang melintas.
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Gorontalo
Gempa ini menjadi yang terkuat di kawasan tersebut dalam 30 hari terakhir. Data BMKG yang dihimpun Mitigasi.com menunjukkan kawasan ini cukup aktif, dengan 57 gempa lain dalam radius sekitar 100 kilometer selama 30 hari sebelumnya. Yang terkuat bermagnitudo 4,2 pada 15 Oktober 2026.
Mitigasi.com mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, dan memeriksa kondisi rumah sebelum kembali ke dalam. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG dan BPBD setempat.
For media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].