Gempa M4,7 dirasakan warga Tanggamus
Bandarlampung (Mitigasi.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,7 terjadi di wilayah Tanggamus, Lampung, pada Rabu (28/10) sore pukul 15.23 WIB.
Epicentre on land, sekitar 8 kilometer arah barat laut Tanggamus, pada koordinat 5,45 derajat Lintang Selatan dan 104,62 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini termasuk gempa dangkal. Menurut pemodelan BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Intensitas tertinggi, III MMI, tercatat di Kotaagung, sementara II MMI di Kotabumi, Pringsewu, Ulu Belu, Gisting, Sumberejo, dan Kotaagung Timur. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang melintas.
Baca juga: Getaran gempa magnitudo 3,7 terasa di Tanggamus
Setelah gempa tersebut, BMKG mencatat 15 gempa lain di sekitar pusat gempa dalam 24 jam; yang terbesar bermagnitudo 3,2.
Gempa ini menjadi yang terkuat di kawasan tersebut dalam 30 hari terakhir. Data BMKG yang dihimpun Mitigasi.com menunjukkan kawasan ini cukup aktif, dengan 31 gempa lain dalam radius sekitar 100 kilometer selama 30 hari sebelumnya. Yang terkuat bermagnitudo 3,9 pada 21 Oktober 2026.
Mitigasi.com mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, dan memeriksa kondisi rumah sebelum kembali ke dalam. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG dan BPBD setempat.
For media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].