Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Anak Krakatau erupsi

Waktu baca 1 menit
Peta lokasi Gunung Anak Krakatau, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. (Mitigasi.com/data PVMBG)
Peta lokasi Gunung Anak Krakatau, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. (Mitigasi.com/data PVMBG)

Bandarlampung (Mitigasi.com) - Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, erupsi pada Rabu (28/10) malam pukul 22.37 WIB, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Tinggi kolom abu tidak teramati.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi sekitar 233 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Deny Mardiono, A.Md..

Baca juga: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi

Saat ini Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunungapi Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.

Masyarakat di sekitar Gunungapi Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunungapi Anak Krakatau.

Meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan potensi erupsi sekunder yang ditimbulkan oleh kontak panas lava, baik dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].