Detail peringatan cuaca
Detail peringatan dini cuaca
Hujan Lebat disertai Petir di Sumatera Utara
STATUS
Kadaluarsa
JENIS
Hujan Lebat dan Petir
SEVERITY
WASPADA
DITERBITKAN
23 Okt 2026, 19:30 WITA
BERLAKU
23 Okt 2026, 19:40 WITA
BERAKHIR
23 Okt 2026, 22:40 WITA
Wilayah:
Sumatera Utara
Deskripsi:
Hujan lebat disertai petir akan terjadi pada 23 October 2026, 18:40 WIB di sebagian wilayah Sumatera Utara, khususnya di ADIAN KOTING, ANDAM DEWI, ANGKOLA SANGKUNUR, ANGKOLA SELATAN, BADIRI, BAHOROK, BARUS UTARA, BATAHAN, BATANG ANGKOLA, BATANG NATAL, BATANG SERANGAN, BATANG TORU, BERAMPU, BERASTAGI, BESITANG, FANAYAMA, JUHAR, KABANJAHE, KERAJAAN, KOLANG, KUTABULUH, KUTAMBARU, LAE PARIRA, LAUBALENG, LINGGA BAYU, LUAHAGUNDRE MANIAMOLO, LUMUT, MANDUAMAS, MANIAMOLO, MARDINGDING, MERDEKA, MEREK, MUARA BATANG GADIS, MUARA BATANG TORU, MUNTE, NAMAN TERAN, ONOLALU, PAGINDAR, PAKKAT, PANDAN, PASARIBU TOBING, PERGETTENG GETTENG SENGKUT, PINANGSORI, RANTO BAEK, SALAK, SARUDIK, SEI LEPAN, SIBABANGUN, SIBOLGA SAMBAS, SIEMPAT NEMPU, SIMPANG EMPAT, SINUNUKAN, SIRANDORUNG, SITAHUIS, SITELU TALI URANG JEHE, SORKAM, SORKAM BARAT, SOSOR GADONG, SUKA BANGUN, TANAH PINEM, TAPIAN NAULI, TARABINTANG, TELUK DALAM, TIGABINANGA, TIGALINGGA, TIGANDERKET, TIGAPANAH, TINADA, TUKKA.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.
Kondisi diperkirakan dapat berlangsung hingga 23 October 2026, 21:40 WIB.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.
Kondisi diperkirakan dapat berlangsung hingga 23 October 2026, 21:40 WIB.
Peta Wilayah
Infografik
Unduh
Disusun Mitigasi.com dari data peringatan dini BMKG (infografik resmi BMKG sedang tidak dapat diambil).