Lewati ke konten
0
Wilayah potensi tinggi
0
Wilayah potensi menengah
13
Kabupaten/kota di zona bahaya tinggi
8 mm
Hujan harian terlebat 3 hari ke depan · Kab. Enrekang
Data gerakan tanah belum diperbarui lebih dari 14 jam.
Lihat seluruh Indonesia

Peta potensi gerakan tanah

Potensi tinggiPotensi menengahPotensi rendahPotensi sangat rendah Zona bahaya rendah–tinggi Laporan warga

Titik diletakkan di bagian wilayah dengan bahaya longsor tertinggi, tempat curah hujan dihitung. Klik titik untuk detail. Arsiran zona bahaya bisa dimatikan di pojok kanan atas peta.

Kabupaten/kota rawan di Sulawesi Selatan

Grafik batang: hujan harian 3 hari terakhir dan prakiraan 3 hari ke depan (biru muda) di bagian wilayah yang paling rawan longsor.

Kabupaten/kotaPotensiZona bahayaHujan 3 hari laluHujan maks. 3 hari ke depanHujan harian
Kab. Enrekang Rendah Tinggi
68% wilayah bahaya tinggi
12 mm 8 mm
Ringan
Kab. Barru Rendah Tinggi
49% wilayah bahaya tinggi
1 mm 4 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Luwu Timur Rendah Tinggi
32% wilayah bahaya tinggi
5 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Soppeng Rendah Tinggi
43% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Gowa Rendah Tinggi
33% wilayah bahaya tinggi
1 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Pinrang Rendah Tinggi
40% wilayah bahaya tinggi
3 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Luwu Rendah Tinggi
52% wilayah bahaya tinggi
1 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Luwu Utara Rendah Tinggi
70% wilayah bahaya tinggi
8 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Sidenreng Rappang Rendah Tinggi
30% wilayah bahaya tinggi
2 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Tana Toraja Rendah Tinggi
94% wilayah bahaya tinggi
3 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Toraja Utara Rendah Tinggi
91% wilayah bahaya tinggi
1 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kota Palopo Rendah Tinggi
79% wilayah bahaya tinggi
3 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kota Parepare Rendah Tinggi
100% wilayah bahaya tinggi
1 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Bantaeng Sangat rendah Menengah
10% wilayah bahaya tinggi
0 mm 4 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Bulukumba Sangat rendah Menengah
8% wilayah bahaya tinggi
0 mm 3 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Pangkajene Dan Kepulauan Sangat rendah Menengah
25% wilayah bahaya tinggi
3 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Takalar Sangat rendah Menengah
9% wilayah bahaya tinggi
3 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Kepulauan Selayar Sangat rendah Menengah
19% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Sinjai Sangat rendah Menengah
19% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Jeneponto Sangat rendah Menengah
10% wilayah bahaya tinggi
4 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Bone Sangat rendah Menengah
18% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Maros Sangat rendah Menengah
29% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan

Laporan warga: tanah longsor (30 hari)

Belum ada laporan longsor yang terverifikasi. Melihat retakan tanah, tebing runtuh, atau longsor di sekitar Anda? Laporkan di sini.

Kenali tanda dan selamatkan diri

Tanda awal gerakan tanah

  • Muncul retakan baru di tanah, dinding, atau lantai rumah; retakan makin lebar setelah hujan.
  • Pohon, tiang listrik, atau pagar miring; pintu dan jendela tiba-tiba sulit dibuka.
  • Mata air baru muncul atau air sumur dan rembesan lereng mendadak keruh.
  • Terdengar suara gemuruh atau kerikil berjatuhan dari tebing.

Saat hujan deras berjam-jam

  • Bila tinggal di lereng atau di bawah tebing, mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
  • Jauhi lembah sungai di kaki bukit: longsor bisa membendung sungai lalu jebol menjadi banjir bandang.
  • Hindari melintasi jalan di tebing curam saat dan sesaat setelah hujan lebat.

Kurangi risiko

  • Jangan memotong lereng tegak lurus atau membuat kolam dan sawah di atas lereng curam.
  • Tanam pohon berakar dalam, buat saluran air agar air hujan tidak meresap ke lereng.
  • Laporkan retakan baru ke pemerintah desa atau BPBD; hubungi 112 bila terjadi longsor.

Baca panduan: Gerakan Tanah: Kenali Tanda-tanda Longsor dan Cara Menyelamatkan Diri, Menghadapi Banjir dan Tanah Longsor

Arti tingkat potensi

TinggiGerakan tanah dapat terjadi bila curah hujan di atas normal; gerakan tanah lama dapat aktif kembali
MenengahGerakan tanah dapat terjadi, terutama di lembah sungai, tebing jalan, atau lereng yang terganggu
RendahJarang terjadi gerakan tanah, kecuali pada lereng yang terganggu
Sangat rendahPada umumnya tidak terjadi gerakan tanah

Cara menghitung. Potensi tinggi: zona bahaya tinggi (minimal 30% wilayah) dengan hujan ≥ 50 mm per hari dalam 3 hari ke depan atau ≥ 100 mm dalam 3 hari terakhir. Potensi menengah: zona bahaya menengah ke atas dengan hujan ≥ 20 mm per hari atau ≥ 50 mm dalam 3 hari.