Lewati ke konten
0
Wilayah potensi tinggi
0
Wilayah potensi menengah
1
Kabupaten/kota di zona bahaya tinggi
5 mm
Hujan harian terlebat 3 hari ke depan · Kab. Halmahera Selatan
Data gerakan tanah belum diperbarui lebih dari 14 jam.
Lihat seluruh Indonesia

Peta potensi gerakan tanah

Potensi tinggiPotensi menengahPotensi rendahPotensi sangat rendah Zona bahaya rendah–tinggi Laporan warga

Titik diletakkan di bagian wilayah dengan bahaya longsor tertinggi, tempat curah hujan dihitung. Klik titik untuk detail. Arsiran zona bahaya bisa dimatikan di pojok kanan atas peta.

Kabupaten/kota rawan di Maluku Utara

Grafik batang: hujan harian 3 hari terakhir dan prakiraan 3 hari ke depan (biru muda) di bagian wilayah yang paling rawan longsor.

Kabupaten/kotaPotensiZona bahayaHujan 3 hari laluHujan maks. 3 hari ke depanHujan harian
Kab. Halmahera Timur Rendah Tinggi
50% wilayah bahaya tinggi
42 mm 3 mm
Tidak/sangat ringan
Kota Tidore Kepulauan Rendah Menengah
12% wilayah bahaya tinggi
61 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Pulau Morotai Rendah Menengah
16% wilayah bahaya tinggi
58 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Halmahera Barat Rendah Menengah
13% wilayah bahaya tinggi
70 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Halmahera Selatan Sangat rendah Menengah
20% wilayah bahaya tinggi
42 mm 5 mm
Ringan
Kab. Halmahera Tengah Sangat rendah Menengah
16% wilayah bahaya tinggi
45 mm 5 mm
Ringan
Kab. Pulau Taliabu Sangat rendah Menengah
10% wilayah bahaya tinggi
9 mm 4 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Kepulauan Sula Sangat rendah Menengah
15% wilayah bahaya tinggi
4 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Halmahera Utara Sangat rendah Menengah
9% wilayah bahaya tinggi
43 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kota Ternate Sangat rendah Menengah
25% wilayah bahaya tinggi
12 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan

Laporan warga: tanah longsor (30 hari)

Belum ada laporan longsor yang terverifikasi. Melihat retakan tanah, tebing runtuh, atau longsor di sekitar Anda? Laporkan di sini.

Kenali tanda dan selamatkan diri

Tanda awal gerakan tanah

  • Muncul retakan baru di tanah, dinding, atau lantai rumah; retakan makin lebar setelah hujan.
  • Pohon, tiang listrik, atau pagar miring; pintu dan jendela tiba-tiba sulit dibuka.
  • Mata air baru muncul atau air sumur dan rembesan lereng mendadak keruh.
  • Terdengar suara gemuruh atau kerikil berjatuhan dari tebing.

Saat hujan deras berjam-jam

  • Bila tinggal di lereng atau di bawah tebing, mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
  • Jauhi lembah sungai di kaki bukit: longsor bisa membendung sungai lalu jebol menjadi banjir bandang.
  • Hindari melintasi jalan di tebing curam saat dan sesaat setelah hujan lebat.

Kurangi risiko

  • Jangan memotong lereng tegak lurus atau membuat kolam dan sawah di atas lereng curam.
  • Tanam pohon berakar dalam, buat saluran air agar air hujan tidak meresap ke lereng.
  • Laporkan retakan baru ke pemerintah desa atau BPBD; hubungi 112 bila terjadi longsor.

Baca panduan: Gerakan Tanah: Kenali Tanda-tanda Longsor dan Cara Menyelamatkan Diri, Menghadapi Banjir dan Tanah Longsor

Arti tingkat potensi

TinggiGerakan tanah dapat terjadi bila curah hujan di atas normal; gerakan tanah lama dapat aktif kembali
MenengahGerakan tanah dapat terjadi, terutama di lembah sungai, tebing jalan, atau lereng yang terganggu
RendahJarang terjadi gerakan tanah, kecuali pada lereng yang terganggu
Sangat rendahPada umumnya tidak terjadi gerakan tanah

Cara menghitung. Potensi tinggi: zona bahaya tinggi (minimal 30% wilayah) dengan hujan ≥ 50 mm per hari dalam 3 hari ke depan atau ≥ 100 mm dalam 3 hari terakhir. Potensi menengah: zona bahaya menengah ke atas dengan hujan ≥ 20 mm per hari atau ≥ 50 mm dalam 3 hari.