Lewati ke konten
0
Wilayah potensi tinggi
0
Wilayah potensi menengah
15
Kabupaten/kota di zona bahaya tinggi
7 mm
Hujan harian terlebat 3 hari ke depan · Kab. Tegal
Data gerakan tanah belum diperbarui lebih dari 14 jam.
Lihat seluruh Indonesia

Peta potensi gerakan tanah

Potensi tinggiPotensi menengahPotensi rendahPotensi sangat rendah Zona bahaya rendah–tinggi Laporan warga

Titik diletakkan di bagian wilayah dengan bahaya longsor tertinggi, tempat curah hujan dihitung. Klik titik untuk detail. Arsiran zona bahaya bisa dimatikan di pojok kanan atas peta.

Kabupaten/kota rawan di Jawa Tengah

Grafik batang: hujan harian 3 hari terakhir dan prakiraan 3 hari ke depan (biru muda) di bagian wilayah yang paling rawan longsor.

Kabupaten/kotaPotensiZona bahayaHujan 3 hari laluHujan maks. 3 hari ke depanHujan harian
Kab. Tegal Rendah Tinggi
33% wilayah bahaya tinggi
2 mm 7 mm
Ringan
Kab. Wonosobo Rendah Tinggi
47% wilayah bahaya tinggi
8 mm 7 mm
Ringan
Kab. Banjarnegara Rendah Tinggi
47% wilayah bahaya tinggi
5 mm 6 mm
Ringan
Kab. Karanganyar Rendah Tinggi
51% wilayah bahaya tinggi
3 mm 6 mm
Ringan
Kab. Purbalingga Rendah Tinggi
42% wilayah bahaya tinggi
5 mm 5 mm
Ringan
Kab. Pekalongan Rendah Tinggi
55% wilayah bahaya tinggi
7 mm 5 mm
Ringan
Kab. Purworejo Rendah Tinggi
43% wilayah bahaya tinggi
7 mm 4 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Banyumas Rendah Tinggi
48% wilayah bahaya tinggi
4 mm 3 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Batang Rendah Tinggi
46% wilayah bahaya tinggi
2 mm 3 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Brebes Rendah Tinggi
38% wilayah bahaya tinggi
2 mm 3 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Pemalang Rendah Tinggi
40% wilayah bahaya tinggi
1 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Magelang Rendah Tinggi
30% wilayah bahaya tinggi
0 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Wonogiri Rendah Tinggi
47% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Temanggung Rendah Tinggi
48% wilayah bahaya tinggi
1 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kota Semarang Rendah Tinggi
33% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Kebumen Sangat rendah Menengah
24% wilayah bahaya tinggi
2 mm 4 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Cilacap Sangat rendah Menengah
30% wilayah bahaya tinggi
6 mm 4 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Sukoharjo Sangat rendah Menengah
9% wilayah bahaya tinggi
1 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Kendal Sangat rendah Menengah
24% wilayah bahaya tinggi
1 mm 2 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Boyolali Sangat rendah Menengah
16% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Pati Sangat rendah Menengah
13% wilayah bahaya tinggi
1 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Rembang Sangat rendah Menengah
18% wilayah bahaya tinggi
0 mm 1 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Jepara Sangat rendah Menengah
29% wilayah bahaya tinggi
0 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Semarang Sangat rendah Menengah
27% wilayah bahaya tinggi
0 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Grobogan Sangat rendah Menengah
10% wilayah bahaya tinggi
0 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan
Kab. Kudus Sangat rendah Menengah
12% wilayah bahaya tinggi
0 mm 0 mm
Tidak/sangat ringan

Laporan warga: tanah longsor (30 hari)

Belum ada laporan longsor yang terverifikasi. Melihat retakan tanah, tebing runtuh, atau longsor di sekitar Anda? Laporkan di sini.

Kenali tanda dan selamatkan diri

Tanda awal gerakan tanah

  • Muncul retakan baru di tanah, dinding, atau lantai rumah; retakan makin lebar setelah hujan.
  • Pohon, tiang listrik, atau pagar miring; pintu dan jendela tiba-tiba sulit dibuka.
  • Mata air baru muncul atau air sumur dan rembesan lereng mendadak keruh.
  • Terdengar suara gemuruh atau kerikil berjatuhan dari tebing.

Saat hujan deras berjam-jam

  • Bila tinggal di lereng atau di bawah tebing, mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
  • Jauhi lembah sungai di kaki bukit: longsor bisa membendung sungai lalu jebol menjadi banjir bandang.
  • Hindari melintasi jalan di tebing curam saat dan sesaat setelah hujan lebat.

Kurangi risiko

  • Jangan memotong lereng tegak lurus atau membuat kolam dan sawah di atas lereng curam.
  • Tanam pohon berakar dalam, buat saluran air agar air hujan tidak meresap ke lereng.
  • Laporkan retakan baru ke pemerintah desa atau BPBD; hubungi 112 bila terjadi longsor.

Baca panduan: Gerakan Tanah: Kenali Tanda-tanda Longsor dan Cara Menyelamatkan Diri, Menghadapi Banjir dan Tanah Longsor

Arti tingkat potensi

TinggiGerakan tanah dapat terjadi bila curah hujan di atas normal; gerakan tanah lama dapat aktif kembali
MenengahGerakan tanah dapat terjadi, terutama di lembah sungai, tebing jalan, atau lereng yang terganggu
RendahJarang terjadi gerakan tanah, kecuali pada lereng yang terganggu
Sangat rendahPada umumnya tidak terjadi gerakan tanah

Cara menghitung. Potensi tinggi: zona bahaya tinggi (minimal 30% wilayah) dengan hujan ≥ 50 mm per hari dalam 3 hari ke depan atau ≥ 100 mm dalam 3 hari terakhir. Potensi menengah: zona bahaya menengah ke atas dengan hujan ≥ 20 mm per hari atau ≥ 50 mm dalam 3 hari.