Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Sehari 8 kali erupsi, Gunung Ibu semburkan abu 400 meter

Waktu baca 1 menit
Foto erupsi Gunung Ibu, 28 Oktober 2026 pukul 23.01 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ibu, 28 Oktober 2026 pukul 23.01 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Rabu (28/10) malam pukul 23.01 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dan berintensitas sedang itu mengarah ke barat.

Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 41 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Darsono Haji Muhammad Nur.

Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi

Erupsi ini merupakan yang ke-8 pada 28 Oktober 2026, dengan total 60 kali erupsi dalam tujuh hari terakhir, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.

Gunung Ibu masih berada pada status Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].