PVMBG turunkan status Gunung Bur Ni Telong menjadi Normal
Banda Aceh (Mitigasi.com) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menurunkan status Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal), terhitung sejak Senin (2/11) pagi pukul 09.05 WIB.
Penurunan status tersebut ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi visual dan instrumental. Pada Level I, tidak ada gejala peningkatan aktivitas. Kegiatan masyarakat berjalan normal.
Pengamatan visual PVMBG pada periode 1 November 2026 pukul 00.00-24.00 WIB menunjukkan, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah nihil. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah selatan dan barat laut. Suhu udara sekitar 13.0-23.0°C. Kelembaban 66.0-98.0%. Tekanan udara tidak teramati.
Seismograf di pos pengamatan merekam 1 kali gempa vulkanik dalam pada periode tersebut.
Data kegempaan PVMBG yang dihimpun Mitigasi.com menunjukkan, selama tujuh hari terakhir terekam gempa vulkanik dalam 12 kejadian (naik dari 7) dibandingkan sepekan sebelumnya. Secara keseluruhan, kegempaan vulkanik cenderung meningkat.
Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat dan pengunjung/pendaki gunungapi burni telong tidak memasuki area kawah Bur Ni Telong dalam radius 300 meter dan tidak berada di daerah fumarola dan solfatara karena konsentrasi gas yang dapat membahayahkan kehidupan.
Warga dan wisatawan diingatkan untuk mematuhi batas aman yang direkomendasikan PVMBG dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].