Lewati ke konten
Cuaca ekstrem

Peringatan Waspada: hujan lebat disertai petir berpotensi landa 51 kecamatan di Sulawesi Tenggara

Waktu baca 1 menit Diperbarui 16:00 WITA
Peringatan dini cuaca BMKG tingkat Waspada di Sulawesi Tenggara. (Mitigasi.com/data BMKG)
Peringatan dini cuaca BMKG tingkat Waspada di Sulawesi Tenggara. (Mitigasi.com/data BMKG)

Kendari (Mitigasi.com) - Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Sulawesi Tenggara mulai Selasa (3/11) siang pukul 13.50 WITA hingga pukul 16.00 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan peringatan dini cuaca tingkat Waspada untuk kondisi tersebut.

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi 51 kecamatan, yakni Abuki, Amonggedo, Angata, Anggaberi, Anggotoa, Asinua, Baula, Benua, Besulutu, Buke, Kolaka, Kolono, Kolono Timur, Konawe, Konda, Laeya, Lambuya, Landono, Laonti, Latambaga, Latoma, Meluhu, Mowila, Oheo, Onembute, Poleang, Poleang Barat, Poleang Tengah, Polinggona, Pomalaa, Pondidaha, Puriala, Puuwatu, Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Sabulakoa, Samaturu, Sampara, Tanggetada, Toari, Tontonunu, Ueesi, Watubangga, Wawonii Barat, Wawonii Selatan, Wawonii Tengah, Wawotobi, Wolasi, Wonggeduku, Wonggeduku Barat, dan Wundulako.

BMKG memperkirakan dampak yang dapat timbul berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.

Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Jawa Tengah

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.

Mitigasi.com mengingatkan, warga di daerah rawan perlu mewaspadai banjir dan longsor; saat petir menyambar, sebaiknya berlindung di dalam bangunan. Siapkan tas siaga bila sewaktu-waktu perlu mengungsi.

Detail peringatan ini
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: BMKG

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].