Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di 63 kecamatan Sumatera Utara, BMKG keluarkan peringatan Waspada
Medan (Mitigasi.com) - Warga Sumatera Utara diminta mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diprakirakan terjadi mulai Kamis (29/10) sore pukul 15.10 WIB hingga pukul 18.10 WIB. Peringatan dini tingkat Waspada itu dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peringatan tersebut mencakup 63 kecamatan, yaitu Adian Koting, Aek Kuasan, Aek Ledong, Aek Songsongan, Angkola Barat, Angkola Sangkunur, Angkola Timur, Badiri, Balige, Batang Natal, Batang Toru, Danau Toba, Halongonan, Huta Bargot, Huta Raja Tinggi, Kolang, Kotanopan, Kualuh Hulu, Lembah Sorik Marapi, Lingga Bayu, Lubuk Barumun, Lumut, Marancar, Muara, Muara Batang Gadis, Naga Juang, Natal, Pahae Jae, Pahae Julu, Pandan, Pangaribuan, Panyabungan, Panyabungan Barat, Panyabungan Selatan, Panyabungan Utara, Parmonangan, Pinangsori, Pulau Rakyat, Puncak Sorik Marapi, Purba Tua, Rahunig, Sarudik, Sei Kepayang, Siabu, Siatas Barita, Sibabangun, Sibolga Utara, Silangkitang, Simangambat, Simangumban, Sipirok, Sipoholon, Sitahuis, Sorkam, Sosa, Sungai Kanan, Tambangan, Tampahan, Tapian Nauli, Tarutung, Torgamba, Tukka, dan Ulu Pungkut.
BMKG memperkirakan dampak yang dapat timbul berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.
Selama peringatan berlaku, warga di daerah rawan perlu mewaspadai banjir dan longsor; saat petir menyambar, sebaiknya berlindung di dalam bangunan.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].