Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di 55 kecamatan Sumatera Utara, BMKG keluarkan peringatan Waspada
Medan (Mitigasi.com) - Warga Sumatera Utara diminta mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diprakirakan terjadi mulai Selasa (3/11) pagi pukul 08.15 WIB hingga pukul 11.15 WIB. Peringatan dini tingkat Waspada itu dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peringatan tersebut mencakup 55 kecamatan, yaitu Aek Natas, Amandraya, Angkola Barat, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Angkola Timur, Aramo, Batang Toru, Bawolato, Boronadu, Fanayama, Gido, Gomo, Gunungsitoli Idanoi, Hilisalawa'ahe, Huruna, Idanogawo, Idanotae, Kualuh Selatan, Lahomi, Lahusa, Lolofitu Moi, Lolowau, Ma'u, Mandrehe, Mandrehe Barat, Maniamolo, Marancar, Mazino, Mazo, Moro'o, Muara Batang Gadis, Muara Batang Toru, O'o'u, Onohazumba, Onolalu, Padangsidimpuan Angkola Julu, Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Hutaimbaru, Padangsidimpuan Selatan, Padangsidimpuan Tenggara, Padangsidimpuan Utara, Sidua'ori, Sirombu, Sogae'adu, Somambawa, Somolo-Molo, Susua, Toma, Ulu Idanotae, Ulu Moro'o, Ulugawo, Ulunoyo, Ulususua, dan Umbunasi.
Menurut BMKG, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Sumatera Utara
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.
Selama peringatan berlaku, warga di daerah rawan perlu mewaspadai banjir dan longsor; saat petir menyambar, sebaiknya berlindung di dalam bangunan.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].