Lewati ke konten
Cuaca ekstrem

Hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di 22 kecamatan Nusa Tenggara Timur, BMKG keluarkan peringatan Waspada

Waktu baca 1 menit
Peringatan dini cuaca BMKG tingkat Waspada di Nusa Tenggara Timur. (Mitigasi.com/data BMKG)
Peringatan dini cuaca BMKG tingkat Waspada di Nusa Tenggara Timur. (Mitigasi.com/data BMKG)

Kupang (Mitigasi.com) - Warga Nusa Tenggara Timur diminta mewaspadai hujan lebat disertai petir yang diprakirakan terjadi mulai Sabtu (31/10) sore pukul 16.45 WITA hingga pukul 19.00 WITA. Peringatan dini tingkat Waspada itu dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi 22 kecamatan, yakni Amabi Oefeto Timur, Amanatun Utara, Amanuban Tengah, Amarasi, Amarasi Timur, Amfoang Tengah, Boking, Fatumnasi, Kolbano, Kot Olin, Kuanfatu, Landu Leko, Mollo Barat, Mollo Utara, Noebeba, Nunbena, Nunkolo, Polen, Rote Timur, Santian, Takari, dan Tobu.

BMKG memperkirakan dampak yang dapat timbul berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal.

Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Nusa Tenggara Timur

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan.

Selama peringatan berlaku, warga di daerah rawan perlu mewaspadai banjir dan longsor; saat petir menyambar, sebaiknya berlindung di dalam bangunan.

Detail peringatan ini
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: BMKG

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].