Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Karangetang kembali erupsi

Waktu baca 2 menit Diperbarui 14:42 WITA
Foto erupsi Gunung Karangetang, 25 Oktober 2026 pukul 19.23 WITA. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Karangetang, 25 Oktober 2026 pukul 19.23 WITA. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Manado (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Karangetang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Minggu (25/10) malam pukul 19.23 WITA, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Karangetang kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Tinggi kolom abu tidak teramati.

Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi sekitar 103 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Muhamad Fadlan Rasyidin Bina.

Baca juga: Gempa M4,3 dirasakan warga Kepulauan Talaud

Data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com mencatat lima kali erupsi Gunung Karangetang dalam tujuh hari terakhir.

Gunung Karangetang masih berada pada status Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, (1) Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2.5 km. (2) Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya. (3) Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].