Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Ili Lewotolok erupsi, kolom abu setinggi 500 meter

Waktu baca 2 menit
Foto erupsi Gunung Ili Lewotolok, 31 Oktober 2026 pukul 23.52 WITA. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ili Lewotolok, 31 Oktober 2026 pukul 23.52 WITA. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Kupang (Mitigasi.com) - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, erupsi pada Sabtu (31/10) malam pukul 23.52 WITA, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Kolom abu membubung sekitar 500 meter dari puncak atau sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang, condong ke arah utara.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi sekitar 34 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Amirudin Jaafar MS, A.Md.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi

Saat ini Gunung Ili Lewotolok berstatus Level II (Waspada).

Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dan 3 km sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ili Lewotolok.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit serta menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya, serta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].