Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Ibu kembali erupsi

Waktu baca 1 menit Diperbarui 10:02 WITA
Foto erupsi Gunung Ibu, 27 Oktober 2026 pukul 08.50 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ibu, 27 Oktober 2026 pukul 08.50 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Selasa (27/10) pagi pukul 08.50 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Tinggi kolom abu tidak teramati.

Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 63 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Muhammad Hafizh Naufal As-shiddiq.

Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi

Data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com mencatat 62 kali erupsi Gunung Ibu dalam tujuh hari terakhir.

Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].