Gunung Ibu kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Sabtu (24/10) sore pukul 17.35 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 58 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Richard Chaniago.
Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi
Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah lima kali erupsi pada 24 Oktober 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 39 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Gunung Ibu masih berada pada status Level II (Waspada).
Rekomendasi PVMBG menyebutkan, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].