Gunung Ibu kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, erupsi pada Sabtu (31/10) siang pukul 12.28 WIT, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Ibu yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi sekitar 36 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Darsono Haji Muhammad Nur.
Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi
Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah empat kali erupsi pada 31 Oktober 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 61 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).
Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].