Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Ibu erupsi, kolom abu setinggi 500 meter

Waktu baca 1 menit
Foto erupsi Gunung Ibu, 2 November 2026 pukul 05.57 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ibu, 2 November 2026 pukul 05.57 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, erupsi pada Senin (2/11) pagi pukul 05.57 WIT, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Ibu yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Kolom abu membubung sekitar 500 meter dari puncak atau sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dan berintensitas tebal itu mengarah ke barat.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 65 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Richard Chaniago.

Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi

Erupsi ini merupakan yang ke-2 pada 2 November 2026, dengan total 54 kali erupsi dalam tujuh hari terakhir, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.

Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).

Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].