Gunung Ibu erupsi 7 kali dalam sehari, abu capai 400 meter
Ternate (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Minggu (8/11) malam pukul 18.15 WIT, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Ibu kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Kolom abu membubung sekitar 400 meter dari puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur laut.
Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 72 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat M. Richard Chaniago.
Baca juga: Erupsi Gunung Ibu lontarkan kolom abu 400 meter
Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah tujuh kali erupsi pada 8 November 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 64 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.
Saat ini Gunung Ibu berstatus Level II (Waspada).
Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].