Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Ibu erupsi 3 kali dalam sehari, abu capai 500 meter

Waktu baca 1 menit
Foto erupsi Gunung Ibu, 24 Oktober 2026 pukul 23.09 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Ibu, 24 Oktober 2026 pukul 23.09 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, erupsi pada Sabtu (24/10) malam pukul 23.09 WIT, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Ibu yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Kolom abu membubung sekitar 500 meter dari puncak atau sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah barat laut.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 53 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Richard Chaniago.

Baca juga: Gunung Ibu kembali meletus, semburkan abu 400 meter di atas puncak

Hingga erupsi ini, Gunung Ibu sudah tiga kali erupsi pada 24 Oktober 2026. Sepanjang tujuh hari terakhir tercatat 27 kali erupsi, menurut data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com.

Gunung Ibu masih berada pada status Level II (Waspada).

Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3.5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].