Gunung Dukono kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Minggu (8/11) malam pukul 20.08 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 27 mm dan durasi sekitar 36,9 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Bambang Sugiono.
Baca juga: Erupsi Gunung Ibu lontarkan kolom abu 400 meter
Data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com mencatat sepuluh kali erupsi Gunung Dukono dalam tujuh hari terakhir.
Saat ini Gunung Dukono berstatus Level II (Waspada).
Dalam rekomendasinya, PVMBG menyampaikan (1)Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km. (2)Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Warga di sekitar gunung diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata, menutup sumber air terbuka bila hujan abu turun, dan hanya mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi serta BPBD.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].