Lewati ke konten
Erupsi gunung api

Gunung Dukono kembali erupsi

Waktu baca 1 menit
Foto erupsi Gunung Dukono, 30 Oktober 2026 pukul 07.11 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)
Foto erupsi Gunung Dukono, 30 Oktober 2026 pukul 07.11 WIT. (Foto: PVMBG/Mitigasi.com)

Ternate (Mitigasi.com) - Erupsi kembali terjadi di Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (30/10) pagi pukul 07.11 WIT, sebagaimana dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Dukono kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Tinggi kolom abu tidak teramati.

Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi sekitar 37,2 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Bambang Sugiono.

Baca juga: Gunung Semeru kembali erupsi

Data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com mencatat empat kali erupsi Gunung Dukono dalam tujuh hari terakhir.

Gunung Dukono masih berada pada status Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG menyebutkan, (1)Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km. (2)Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.

Pantau aktivitas gunung api
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: PVMBG Badan Geologi

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].