Gunung Dukono kembali erupsi
Ternate (Mitigasi.com) - Pos Pengamatan Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara melaporkan terjadinya erupsi pada Kamis (29/10) siang pukul 12.40 WIT, menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.
Tinggi kolom abu tidak teramati.
Seismogram di pos pengamatan merekam letusan itu dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi sekitar 36,2 detik. Laporan disusun oleh petugas pengamat Bambang Sugiono.
Baca juga: Gunung Ibu kembali erupsi
Data MAGMA Indonesia yang dihimpun Mitigasi.com mencatat tiga kali erupsi Gunung Dukono dalam tujuh hari terakhir.
Gunung Dukono masih berada pada status Level II (Waspada).
Rekomendasi PVMBG menyebutkan, (1)Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km. (2)Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Mitigasi.com mengimbau masyarakat menyiapkan masker dan pelindung mata bila terjadi hujan abu, serta hanya mengikuti informasi dari Badan Geologi, BPBD, dan pemerintah daerah setempat.
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi PVMBG Badan Geologi; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].