Lewati ke konten
Gempa bumi

Gempa M4,9 dirasakan warga Mbay, Nagekeo

Waktu baca 1 menit Diperbarui 13:42 WITA
Peta pusat gempa magnitudo 4,9 di Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. (Mitigasi.com/data BMKG)
Peta pusat gempa magnitudo 4,9 di Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. (Mitigasi.com/data BMKG)

Kupang (Mitigasi.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,9 terjadi di wilayah Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (26/10) siang pukul 12.53 WITA.

Pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Nagekeo, pada koordinat 8,45 derajat Lintang Selatan dan 121,45 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 13 kilometer. Kedalaman itu menempatkannya dalam kategori gempa dangkal. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Getaran gempa terasa di 3 wilayah. Guncangan terkuat mencapai III MMI di Bajawa dan Maumere, disusul II-III MMI di Ruteng. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang melintas.

Baca juga: Gempa M4,6 dirasakan warga Kupang

Hingga rilis ini diperbarui, data BMKG mencatat satu gempa lain dengan pusat berdekatan dalam 24 jam setelahnya, dengan magnitudo terbesar 3,3.

Magnitudo 4,9 menjadikannya gempa terkuat di sekitar wilayah itu dalam sebulan terakhir. Kawasan ini tergolong aktif: dalam 30 hari sebelumnya tercatat 718 gempa lain dalam radius sekitar 100 kilometer, dengan magnitudo terbesar 3,9 pada 14 Oktober 2026.

Mitigasi.com mengingatkan warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh kabar yang belum jelas sumbernya. Periksa kondisi bangunan tempat tinggal dan hindari bangunan yang retak sebelum dipastikan aman.

Data lengkap gempa ini
Penulis: Redaksi Mitigasi.com
Sumber data: BMKG

Untuk media

Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit. Kontak redaksi: [email protected].