Gempa magnitudo 5,2 guncang Lebong, tidak berpotensi tsunami
Bengkulu (Mitigasi.com) - Gempa bumi bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah Lebong, Bengkulu, pada Kamis (22/10) pukul 17.57 WIB, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pusat gempa berada di darat, sekitar 6 kilometer arah barat laut Lebong, pada koordinat 3,11 derajat Lintang Selatan dan 102,14 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 120 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa ini tergolong gempa menengah.
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan Waspada hujan lebat disertai petir di Bengkulu
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di Kota Bengkulu dan Arga Makmur; II-III MMI di Curup. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang melintas.
Hingga rilis ini diperbarui, data BMKG mencatat satu gempa lain dengan pusat berdekatan dalam 24 jam setelah gempa tersebut, dengan magnitudo terbesar 4,2.
Data yang dihimpun Mitigasi.com menunjukkan, dalam 30 hari sebelumnya tercatat lima gempa lain dalam radius sekitar 100 kilometer dari pusat gempa ini. Gempa terkuat di antaranya bermagnitudo 3,6 pada 14 Oktober 2026.
Mitigasi.com mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, dan memeriksa kondisi rumah sebelum kembali ke dalam. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG dan BPBD setempat.
Baca juga: Gempa magnitudo 3,4 dirasakan di Kaimana
Baca juga: Gempa magnitudo 3,0 dirasakan di Banyuwangi
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit.