Gempa magnitudo 3,8 dirasakan di Kepulauan Tanimbar
Ambon (Mitigasi.com) - Gempa bumi bermagnitudo 3,8 terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Rabu (21/10) pukul 21.30 WIT, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pusat gempa berada di laut, sekitar 194 kilometer arah barat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada koordinat 6,92 derajat Lintang Selatan dan 129,73 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 152 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa ini tergolong gempa menengah.
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Baca juga: Gempa magnitudo 3,6 dirasakan di Kepulauan Aru
Hingga rilis ini diperbarui, data BMKG mencatat satu gempa lain dengan pusat berdekatan dalam 24 jam setelah gempa tersebut, dengan magnitudo terbesar 4,2.
Data yang dihimpun Mitigasi.com menunjukkan, dalam 30 hari sebelumnya tercatat 23 gempa lain dalam radius sekitar 100 kilometer dari pusat gempa ini. Gempa terkuat di antaranya bermagnitudo 4,9 pada 19 Oktober 2026.
Mitigasi.com mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, dan memeriksa kondisi rumah sebelum kembali ke dalam. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG dan BPBD setempat.
Baca juga: Gempa magnitudo 3,9 dirasakan di Maluku Barat Daya
Baca juga: Gempa magnitudo 3,5 dirasakan di Kepulauan Tanimbar
Untuk media
Rilis ini boleh dikutip sebagian atau seluruhnya dengan menyebut Mitigasi.com sebagai sumber dan menautkan ke halaman ini. Angka diambil dari data resmi BMKG; periksa pembaruan terakhir di halaman data sebelum terbit.