Revolusi Transportasi Harus Dilakukan Dengan Benar, Jikat Tidak ZONKK!

Ajak orang terdekat memahami keadaan Bumi kita
Sebarkan ke
Michael M. Santiago/Getty Images

Revolusi sektor transportasi digadang-gadang mencegah pemanasan global karena mengganti bahan bakar fosil menjadi tenaga baterai. Apakah benar demikian? Ya jika dilakukan dengan cara yang benar, jika tidak maka sama saja menabur garam diatas laut.

FYI; sektor transportasi menyumbang 23% gas rumah kaca penyebab pemanasan global.

Target semua negara didunia sepakat mengurangi 80% sampai 90% kendaraan berbahan bakar fosil.

Dimulai dari Tesla Roadster (terima kasih Elon Musk) dan Nissan Leaf yang hadir dipasar otomotif. Sejak saat itu popularitas kendaaran listrik meroket. Tahun 2021 kendaraan listrik terjual 6.6 juta unit atau sekitar 9% dari total kendaraan yang laku ditahun itu.

Kendaraan listrik menggunakan baterai, baterai perlu diisi ulang, jaringan listrik dunia masih ketergantungan bahan bakar fosil. Artinya?? Setiap baterai diisi ulang tetap saja menimbulkan emisi CO2 dari pembangkit listrik. 🙁

Oleh sebab itu inovasi kendaraan listrik harus diselaraskan dengan inovasi jaringan listrik global. Sementara ini solusinya merubah energi matahari menjadi energi listrik. Apakah penerapannya sudah maksimal?? Saat ini belum.

Ajak orang terdekat memahami keadaan Bumi kita
Sebarkan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.