Puting beliung dan petir sering terjadi pada masa peralihan musim. Kenali tandanya dan cara berlindung yang benar.
Puting beliung adalah angin berputar kencang yang terbentuk dari awan Cumulonimbus. Kejadiannya singkat (biasanya kurang dari 10 menit) tetapi bisa merusak atap dan menumbangkan pohon. Petir juga berasal dari awan yang sama dan sering terjadi pada sore hari di musim peralihan.
Tanda-tanda
- Udara terasa panas dan gerah sejak pagi, lalu muncul awan gelap menjulang seperti bunga kol
- Angin tiba-tiba berubah arah dan bertiup kencang, disertai suara gemuruh
- Ranting dan dedaunan berputar naik di kejauhan
Saat angin kencang atau puting beliung
- Segera masuk ke bangunan permanen yang kokoh, jauhi jendela kaca
- Bila di luar, jauhi pohon besar, baliho, tiang listrik, dan bangunan semipermanen
- Bila berkendara, menepi di tempat terbuka yang jauh dari pohon dan baliho
Saat petir
- Masuk ke dalam bangunan atau mobil dengan atap logam; jangan berteduh di bawah pohon tunggal atau di gubuk sawah
- Bila terjebak di tempat terbuka, berjongkok rendah dengan kaki rapat, jangan berbaring
- Jauhi air, pagar logam, dan benda tinggi; tunda berenang dan memancing
- Tunggu 30 menit setelah suara guntur terakhir sebelum kembali beraktivitas di luar
Setelah kejadian
Periksa kerusakan atap dan kabel listrik yang putus. Jangan menyentuh kabel yang jatuh; laporkan ke PLN dan BPBD.