Bedanya “Pemanasan Global” dan “Perubahan Iklim”

Ajak orang terdekat memahami keadaan Bumi kita
Sebarkan ke
Perubahan iklim dunia tahun 1900 – 2014

Pemanasan global menggunakan satu indikator yakni suhu. Sedangkan perubahan iklim indikatornya beragam antara lain mencairnya gletser sebagai akibat pemanasan global, badai diluar perkiraan atau musim kemarau berkepanjangan.

Ambil contoh Demam….

Tidak semua demam gejala Covid-19. Yang jelas kalau demam pasti sakit. Dokter perlu indikator lain untuk memastikan Covid-19 atau bukan.

Kesimpulannya…

Demam = pemanasan global dan sakit = perubahan iklim. Pemanasan global erat kaitannya dengan aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil (minyak, batubara, dan gas).

Perubahan iklim dapat terjadi karena 2 sebab yakni:

1. Alami

Abu vulkanik letusan gunung Krakatau tahun 1883 menyelimuti atmosfer menyebabkan sebagian besar sinar matahari tidak mencapai permukaan Bumi.

Akibatnya suhu rata-rata turun hingga 1.2 derajat Celcius dan merubah iklim global secara drastis. Dimana musim dingin lebih panjang daripada musim panas. Dampaknya sampai ke wilayah Eropa, Jepang dan Amerika Serikat.

2. Aktivitas manusia

Segala aktivitas disengaja atau tidak memberi dampak signifikan pada perubahan iklim. Dimana hal tersebut memicu pemanasan global yang berdampak pada perubahan iklim dunia.

Apakah baru terjadi sekarang?

Tidak. Perubahan iklim sudah terjadi sejak 4.5 milyar tahun lalu dimana suhu rata-rata permukaan Bumi terus berubah. Bumi telah melewati zaman es. Dalam kurun waktu 1 juta tahun terakhir suhu Bumi menghangat. Ini zaman dimana kita berada saat ini.

Ajak orang terdekat memahami keadaan Bumi kita
Sebarkan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.