5 Hoax Perubahan Iklim dan Politik Dunia Tentang Pemanasan Global

Ajak orang terdekat memahami keadaan Bumi kita
Sebarkan ke
Aktivis dari berbagai organisasi lingkungan melakukan aksi terkait krisis iklim di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta Pusat, Jumat 20 September 2019. Dalam aksinya mereka meminta pemerintah untuk serius mengatasi dampak perubahan iklim demi generasi mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

13 lembaga percaya bersama 350 ilmuwan menyatakan:

Bumi memanas lebih cepat sepanjang sejarah manusia. Dan… aktivitas manusia penyebab utamanya.

Meningkanya emisi karbon berbahaya bagi kelangsungan hidup. Salah satunya mengancam ketahanan pangan Nasional. Pun demikian ada oknum dengan sistematis menyebar hoax perubahan iklim hanyalah mitos belaka.

5 diantara… berikut ini

Ilmuwan iklim hanya bekerja demi uang

Tokoh politik AS bernama Rick Santorum pernah berkata “ilmuwan iklim hanya bekerja karena uang”. Dia mengklaim laporan dari ilmuwan sengaja dibuat untuk meningkatkan tensi politik global mengenai pemasan global.

Jelas! penyataan tersebut menyesatkan karena ilmuwan tidak bekerja demi uang semata. Ada tanggung jawab sosial. (entah kalau ilmuwan palsu, emang ada?)

Perubahan iklim adalah siklus alami jangan dipikirkan

Ini ada benarnya Bumi pernah mengalami zaman es dan sekarang beralih ke zaman “hangat”.

Tapi… pancaran energi matahari yang sampai ke Bumi dalam beberapa dekade terakhir menurun. Harusnya suhu semakin dingin dong.. bukan terus memanas. Cek-lah hampir setiap rumah memiliki kipas angin karena kepanasan.

Pendapat lain mengatakan memanas karena berakhirnya zaman es. Ops! zaman es disebabkan siklus orbit Bumi. Menurut siklus alami, harusnya sekarang sudah zaman es lagi, lha mana es nya??

Dengan kata lain perubahan iklim yang terjadi sekarang bukan sesuatu yang alami.

Ada dua kubu ilmuwan 50:50

Sebagian ilmuwan percaya perubahan iklim bukan karena ulah manusia. Sebenarnya ini efek politik AS tahun 2014 silam. Faktanya 97% ilmuwan yakin dan percaya perubahan iklim disebabkan oleh manusia.

Sudah lebih dari 50 tahun sejak ancaman perubahan iklim pertama kali dilaporkan. Namun karena masalah politik, ideologi dan industri – sebagian besar tidak percaya iklim berubah.

Perubahan iklim tidak berpengaruh

Ya… dalam sebuah survei hanya 40% responden percaya perubahan iklim akan merugikan diri sendiri. Bumi hanya bertambah panas 1 derajat Celcius atau 1.8 derajat Fahrenheit sejak tahun 1900. Lalu masalahnya dimana?

Perubahan iklim berdampak buruk ke semua sektor mulai dari ekonomi sampai kesehatan. Gelombang panas semakin panas, curah hujan semakin tinggi banjir dimana-mana. Kekeringan menyebabkan kebakaran hutan bertambah luas.

Anda yang jauh dari daerah bencana merasa tidak terpengaruh. Apakah benar? Baca berita ini atau ini. Tidak berpengaruh darimana nya? Atau asap dari kebakaran hutan belum masuk kerumah Anda?

Diluar sana dingin – pemanasan global tidak nyata

Tidak berarti dinginnya cuaca diluar sana mengartikan pemanasan global hanya mitos. Oh, sempat hujan es batu.

Berpikir seperti ini: cuaca seperti suasana hati, iklim seperti kepribadian Anda. Cuaca terjadi pada suatu tempat pada waktu tertentu. Iklim adalah rata-rata kejadian cuaca dalam jangka panjang.

Pemanasan global atau tidak cuaca dingin masih terjadi terutama dimusim penghujan. Tetapi sejak tahun 2000 rekor suhu panas bertambah banyak ketimbang suhu dingin. Tahun 2017 ada 10.000 rekor peningkatan suhu dipecahkan di stasiun cuaca.

Jadi… berada dikubu mana? Percaya pemanasan global is-real atau pemanasan global hanya mitos.

Ajak orang terdekat memahami keadaan Bumi kita
Sebarkan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.